Minggu, 10 Juni 2012

Cerpen Kontemporer - FBS Univ. Medan - Jasa Penerbitan Buku Indie HM Pub.


PRAKATA

Penciptaan sebuah karya sastra tidaklah mudah. Kegiatan penciptaan itu tidak serta merta demikian saja. Penciptaan karya sastra membutuhkan suatu proses. Proses yang terjadi bisa saja berlangsung lama, namun tidak sedikit yang berlangsung sangat cepat, hingga kadang kala kita tidak menyadari bahwa apa yang telah kita perbuat sesunggguhnya merupakan suatu proses penciptaan karya sastra itu sendiri.

Salah satu proses penciptaan karya sastra adalah melalui proses pembelajaran sastra. Melalui pembelajaran sastra diharapkan dapat menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia dan mendorong kreativitas penciptaan sebuah karya sastra. Itulah sebabnya mengapa sastra masuk ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia dari mulai sekolah tingkat dasar, menengah, dan atas. Malahan sastra menjadi kajian di perguruan tinggi khususnya jurusan-jurusan yang terkait dengan bidang bahasa dan sastra. Oleh karena itu pula, diharapkan para pengajar bahasa dan sastra Indonesia harus memapu mendorong daya kreativitas peserta didik dalam mencipta sastra.

Sebagai salah satu pengampu mata kuliah sastra kontemporer dan wujud tanggung jawab terhadap terwujudnya daya kreativitas, saya berusaha mendorong kemauan (saya kurang suka menggunakan istilah mewajibkan)  para mahasiswa untuk mencipta karya sastra kontemporer. Oleh karenanya, dalam kesempatan ini, saya menyajikan kepada para pembaca salah satu jenis karya sastra kontemporer, yaitu kumpulan cerpen “kontemporer” dari para mahasiswa saya.

Kata “kontemporer” sengaja saya beri tanda petik, karena sesungguhnya, jika kita analisis lebih rinci tentang istilah kontemporer, tentulah perbedaan dan silang pendapat akan terjadi dan pada akhirnya akan memunculkan pertanyaan apakah cerpen-cerpen para mahasiswa ini termasuk ke dalam cerpen konvensional atau kontemporer? Itulah sebabnya mengapa buku ini mengambil judul Cerpen Kontemporer: Menembus Batas Konvensional Menuju Kontemporer. Paling tidak ada dua alasan yang melatarbelakangi pemilihan judul tersebut. Pertama, ingin menunjukkan kepada para mahasiswa khususnya para penulis cerpen itu sendiri bahwa proses penciptaan sebuah karya sastra, dalam hal ini cerpen kontemporer, membutuhkan satu pergulatan batin dan pemikiran yang keras. Kedua, memberikan kebebasan kepada para penciptanya dan para pembaca untuk menilai kekontemporeran cerpen-cerpen yang termuat dalam buku ini. Jadi, kalaupun nantinya sebagian cerpen-cerpen tersebut bukan atau belum termasuk ke dalam karya kontemporer, paling tidak hal ini menjadi bahan renungan dan perbandingan bagi pembaca bahwa menembus batas-batas konvensional menuju kontemporer bukanlah suatu pekerjaan yang mudah.

Perlu saya tekankan bahwa cerpen-cerpen yang ada dalam buku ini keseluruhannya merupakan hasil cipta para mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas C Stambuk 2011. Namun, hal ini tentu saja tidaklah dapat dijadikan acuan dalam memperoleh gambaran kemampuan mencipta cerpen para mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed.

Di samping itu, perlu juga saya sampaikan bahwa cerpen-cerpen ini merupakan bagian dari tugas akhir perkuliahan mata kuliah sastra kontemporer. Bisa jadi, sebagian dari cerpen-cerpen para mahasiswa ini merupakan hasil cipta orang lain dan dimuat dalam media cetak serta mereka tidak mencantumkan sumber aslinya. Kepada penulis asli tersebut, kalaupun ada, saya mohon izin sekaligus mohon maaf atas pemuatan cerpen-cerpen tersebut.

Dalam kesempatan ini,  saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah bersusah payah menyelesaikan karyanya. Semoga kreativitas penciptaan ini tidak berhenti begitu saja. Ucapan terima kasih terkhusus saya sampaikan kepada mahasiswa saya, yaitu  Robby Subrata, Justianus Tarigan, Rudiansyah Siregar, dan Yoana Stephani Tarigan. Saya kira tanpa dedikasi dan kerja keras mereka, buku in tidak akan pernah terbit.

Akhirnya, bagi terciptanya buku yang lebih baik dari buku ini saya sangat berharap saran dan kritik dari pembaca sekalian.

                                                                                    Medio,  Januari 2012

                                                                                    Penulis,



Pupular Posts:
  1. Penerbitan buku indie/menerbitan buku sendiri dengan memakai jasa Self Publishing Service Halaman Moeka Publishing: Murah dan Mudah!
  2. Menerbitkan buku indie dengan cepat, bahkan ekspres!
  3. Menerbitkan buku indie dengan bebas biaya pracetak (layout, desain cover, ISBN)
  4. Jasa penyuntingan/editing naskah
  5. Jasa tata letak/layout naskah
  6. Jasa desain sampul/cover buku
  7. Jasa ilustrasi buku
  8. Cetak buku satuan/print on demand (POD)
  9. Cetak buku massal
  10. Jasa Penulisan Biografi

0 komentar: