Minggu, 21 Januari 2018

Kaidah-Kaidah Gramatika Bahasa Inggris by Syaifullah Yudha

Buku-buku mengenai gramatika Bahasa Inggris boleh dikatakan ‘a dime a dozen’ alias sudah terlalu umum. Ditulis menurut sistematika gramatika bahasa Latin, buku gramatika Bahasa Inggris selalu dimulai dengan membahas eight parts of speech, atau jenis-jenis kata, lalu berikutnya dibahas pula kalimat yang disusun menurut aturan tenses.

Masalah didalam mempelajari buku-buku ini, terutama bagi pelajar pemula, adalah kebosanan. Ada terlalu banyak kata-kata dan aturan gramatika yang harus dihapal dimana diantara satu kata dengan kata yang lain sulit, atau perlu keseriusan, untuk bisa dicarikan kaitannya. Akibatnya, seseorang yang sudah belajar ‘noun’ dan kategori-kategorinya mungkin akan lupa lagi saat mereka masuk materi verb, adverb dan seterusnya.

Kesinambungan diantara satu topik bahasan dengan topik bahasan berikutnya karena itu sangatlah perlu di dalam belajar bahasa asing. Pelajar harus melihat bagaimana satu materi terangkai dengan materi berikutnya menjadi sesuatu yang bermakna. Seperti building blocks, bata-bata yang ditata tersebut harus bias dilihat bentuknya.

Karena itu kaidah-kaidah dalam buku ini disusun secara berangkai, atau interconnected, dengan kalimat sebagai bingkainya. Pelajaran akan dimulai dengan Bagian 1 yang berisikan 25 kaidah untuk memahami dan menulis kalimat sederhana. Memang sekilas materi yang dibahas adalah eight parts of speech sebagaimana umumnya buku gramatika. Namun berbeda dari buku-buku grammar yang lain, dalam buku ini kata-kata selalu dipasang di dalam kalimat.

Kata-kata diharapkan tidak terlihat dalam bingkai teori yang terlalu longgar antara satu dengan yang lain. Artinya, seiring dengan berkembangnya pemahaman seseorang mengenai kaidah-kaidah yang diajarkan disini akan berkembang pula kemampuan orang tersebut di dalam memahami rangkaian kalimat bahasa Inggris, atau teks, dan menerapkannya di dalam aktifitas menulis.

Selain itu, di dalam Bagian 1 buku ini pembaca juga akan diarahkan agar mahir menggunakan modifier baik dalam membaca maupun menulis. Seperti diketahui, modifier (penjelas) adalah kata-kata yang berkluster disekitar kata lain untuk memberikan sifat, uraian atau kejelasan. Namun modifier yang dibahas di sini sifatnya masih dalam bentuk kata dan frase, belum lagi klausa/kalimat.

Penjelasan modifier di dalam bentuknya yang lebih rumit (complex) akan disajikan di dalam Bagian 2. Boleh dikatakan Bagian 2 yang berisi 20 kaidah kalimat kompleks memuat sebagian besar keahlian yang dibutuhkan untuk memahami dan menulis teks. In fact, lebih 50 persen materi yang diujikan di dalam tes TOEFL atau IELTS berkaitan dengan keahlian memahami dan memakai modifier seperti itu.

Penulis tidak mengatakan bahwa ada hal-hal yang baru dalam buku ini. Semua kaidah-kaidah yang dituliskan disini tokh berasal dari buku-buku gramatika standar yang telah dikenal luas. Di dalam buku ini Penulis hanya mengolahnya kembali dengan sistematika yang mudah diterapkan untuk mereka yang ingin meningkatkan kemampuan membaca dan menulis teks berbahasa Inggris seperti disinggung di atas.

Penulis karena itu akan berbesar hati bila ada kritik dan saran serta masukan dari pembaca. Akhirul kalam, semoga buku ini ada manfaatnya.

Wassalam,
Lalang, Februari 2016

Syaifullah Yudha


Popular Posts:
  1. Cetak buku tahunan, company profile, buku kenangan, buku anak full colour, dll dengan harga hemat.
  2. Penerbitan buku indie/menerbitan buku sendiri dengan memakai jasa Self Publishing Service Halaman Moeka Publishing: Murah dan Mudah!
  3. Menerbitkan buku indie dengan cepat, bahkan ekspres!
  4. Menerbitkan buku indie dengan bebas biaya pracetak (layout, desain cover, ISBN)
  5. Jasa penyuntingan/editing naskah
  6. Jasa tata letak/layout naskah
  7. Jasa desain sampul/cover buku
  8. Jasa ilustrasi buku
  9. Cetak buku satuan/print on demand (POD)
  10. Cetak buku massal

0 komentar: